Tiga Buah Penafsiran

Posted: 25 Maret 2010 in Kisah Sufi

Tiga orang guru sufi yang telah bertekad hendak mendapatkan kebenaran sampai ke rumah salah seorang dari guru-guru yang ternama.

Mereka memohon pertolongan dari sang guru. Sebagai jawaban, sang guru membawa mereka ke dalam kebunnya. Ia mengambil sebuah ranting kayu mati, menuju petak-petak kebunnya dan menebas kembang-kembang dari pohon-pohon yang menjulang.

Ketika mereka kembali ke dalam rumah, sang guru arif bijaksana duduk beserta siswa-siswanya dan bertanya:

“Apakah makna dari perbuatanku itu? Barang siapa di antara kamu memberi penafsiran yang benar akan menerima pengajaranku”.

Guru sufi yang pertama menjawab:

“Penafsiranku terhadap pelajaran tadi adalah “manusia-manusia yang menyangka bahwa mereka lebih banyak mengetahui daripada orang-orang lain harus disamaratakan dengan orang-orang lain dalam menerima pengajaran”.”

Guru sufi yang kedua menjawab:

“Pemahamanku mengenai perbuatanmu tadi adalah “sesuatu yang terlihat indah mungkin tidak penting dalam totalitasnya”.”

Guru sufi yang ketiga menjawab:

“Akan kuterangkan bahwa semua perbuatanmu itu menunjukkan “sebuah benda mati, bahkan sebuah ranting pengetahuan yang dipergunakan secara berulang-ulang, masih dapat mencelakakan benda-benda yang hidup”.”

Sang guru berkata:

“Kalian semua kuterima sebagai murid karena setiap orang di antara kalian memiliki penafsiran. Tak seorang pun di antara kalian mengetahui makna yang selengkapnya dan bersama-sama semua penafsiran-penafsiran kalian belumlah sempurna, namun masing-masing telah mengemukakan sebuah kebenaran.”



oleh Idries Shah

Iklan
Komentar
  1. hanif berkata:

    Jadi, bagaimana kita tahu bahwa penafsiran kita benar? Jangan2 kau akan bilang bahwa tak ada yang salah di dunia ini yang ada hanyalah konsekuensi

  2. AniemQu berkata:

    Makasih Artikelnya, jadi motivasi buat saya

    Salam
    Jasa Pembuatan Kaos dan Sweater

  3. mahesapandu berkata:

    Senang sekali berkunjung di blog ini..
    Masih mau baca-baca, Salam Kenal Mas..

  4. mahesapandu berkata:

    Sebuah pelajaran berharga, manusia tidak berhak mengaku memiliki kebenaran yang hakiki, namun wajib mempunyai dan mencari jalan kebenaran..

  5. yangputri berkata:

    halo sahabat, kemana aja dirimu..????

  6. nia berkata:

    berkunjung ke blog sahabat … menyapa lewat komentar, apa kabar????

  7. Dangstars berkata:

    Terbukti ya..pak alasan dan pendapat mengenai suatu hal pasti berbeda..tergantung penafsirannya..
    Hebat..thanks tulisannya

  8. M Mursyid PW berkata:

    Mencerahkan sekali postingan ini!

  9. investasi emas berkata:

    yupz,….
    aku jg pnya penafsiran lho,..

  10. agritwebid berkata:

    salam kenal,by blogwalker
    blog yg bagus sekali,
    ane tertarik untuk mengajak agan bertukar link dngn blog ane yg baru ber PR3 http://agrit.web.id and http://www.unek2ku.co.cc, jika berminat, konfirmasi ane via komentar di salah satu artikel saya, kl bisa link saya sudah dipasang dengan anchor : Marketing and Business, ma business online ya. trimakasih
    skalian mau numpang info ya bagi temen2 yang ingin bertukeran link dengan tujuan sama sama meningkatkan traffic, kunjungi blogku yg baru PR-3 di sini, http://agrit.web.id dan http://www.unek2ku.co.cc , kita tukeran link gratis bagi sapa aja, pasang ke-2 linkku di web/blogmu, kl bisa link saya sudah dipasang dengan anchor : Marketing and Business, ma business online ya, kl sudah, konfirmasi via komentar. ane cek setiap hari, jd jangan kuatir kl g dipasang….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s