Menerawang Dunia Pendidikan Indonesia

Posted: 10 Desember 2009 in Rekonstruksi Pendidikan

By Rizal Anis Rifqi

Pendidikan adalah aset terbesar untuk bangsa ini.jika memang demikian, Ingatan saya langsung terbayang pada Negara tetangga kita yaitu Malaysia. Sebelum kita mengenal kemajuannya sekarang ternyata dulu mereka mengimport guru-guru pendidik dari Indonesia. Itu di lakukannya setelah merdeka. Lagi, bagaimana Negara Jepang menganggap bahwa pendidikan adalah aset yang paling berharga. Pasca kejadian pemboman kota Hirosima dan Nagasaki mereka tidak mencoba membangun fisik bangunan terlebih dahulu tapi mencari guru. Sehingga pada akhirnya kita mengenal Jepan dengan segala kemajuan tekhnology dan keunggulan SDMnya.

Pertanyaan terbesar dalam hidup saya adalah kenapa pasca Indonesia merdeka bukan pendidikan menjadi prioritas utama? Saya baru menemukan jawaban itu sekarang. Ternyata sederhana sekali jawabanya karena bangsa ini terlalu bangga dengan SDA yang banyak. Pasca merdeka kita lebih suka mengekploitasi SDA yang ada tanpa di imbangi dengan pendidikan yang baik bagi warganya.Sekarang wacana untuk memajukan mutu dan kualitas pendidikan di Indonesia sudah mulai di perhatikan. Pemerintah dengan segala kebijakanya mencoba mengemas dunia pendidikan dengan gaya baru. Kita mengenal pendidikan gratis bagi warga yang tidak mampu, anggaran pendidikan sebesar 20 % dari APBN, peningkatan kesejahteraan guru dan masih banyak lagi kebijakan yang di ambil pemerintah.  Akan tetapi kalau kita melihat permasalahan dunia pendidikan kita sekarang  sangat rumit. Pendidikan gratis yang di gadang-gadang akan menjadi solusi ternyata menimbulkan masalah baru berupa kecemburuan sosial karena di beberapa daerah ada yang belum di gratiskanya sekolah, kesejahteraan guru yang belum dapat di nikmati oleh semua orang, dan kurikulum yang selalu berubah-ubah membuat para pendidik hanya mementingkan aspek akademis tanpa memperhatikan aspek moral para peserta didiknya. Belum lagi kalau bicara tentang anggaran dana pendidikan yang 20%. Sampai sekarang masih da pro dan kontra. Menurut hemat saya sebenarnya yang menjadi pokok permasalahan di dunia pendidikan bangsa ini ada 3 hal yaitu tenaga pendidik, kurikulum pendidikan, dan  peserta didik. Kita akan membahasnya satu persatu.

  1. Tenaga pendidik

Permasalahanya;

  1. Kurang sejahtera
  2. Kapasitas intelektualitas personal tidak merata; satu sisi rendah di sisi lain tinggi.

Alternative solusi;

  1. Sejahterahkan guru dan dosen.
  2. Tingkatan mutu universitas yang mencetak pendidik.
  3. Kurikulum pendidikan

Permasalahanya;

  1. Selalu berganti-ganti.
  2. Mengejar target akademis.

Alternative solusi;

  1. Penyesuaian yang sewajarnya.
  2. Tidak hanya mengejar targetan akademis
  3. Perbanyak materi tentang pengajaran moral, akhlak, dan nasionalisme.
  4. Peserta didik

Permasalahan;

  1. Minat dan motivasi belajar kurang.
  2. Gizi yang kurang
  3. Bosan dengan pengajaran di kelas.

Alternative solusi;

  1. Peran guru/dosen yang selalu memotivasi peserta didiknya.
  2. Ekonomi yang mapan.
  3. Pembelajaran yang menyenangkan.

Setidaknya poin-poin di atas bisa mewakili aspirasi rakyat banyak. Menurut hemat saya sebenarnya sudah ada langkah-langkah yang dilakukan pemerintah untuk mengatasi permasalahan di atas akan tetapi dalam pelaksanaannya tidak berjalan optimal. Dikarenakan terkendala tekhnis dan moral para pelaku pendidikan yang masih rendah. Anggaran yang di canangkan pemerintah sekarang yang 20 % sementara cukup untuk memenuhi kebutuhan dunia pendidikan sekarang, tinggal alokasi dana tersebut bisa tepat sasaran. Allahu’alam bish showab

Iklan
Komentar
  1. nia berkata:

    Menambahin ya .. supaya mereka² yang berprofesi sebagai tenaga pendidik itu benar² bisa mengabdikan dirinya untuk dunia pendidikan jika nanti kesejehteraannya terpenuhi

    sang pelembut hati;
    benar sekali mba nia, ini teguran bagi pemerintah. ayo sejahterakan para pendidik kita.

  2. hanif berkata:

    Menurutku pendidikan di Indonesia lebih banyak mengedepankan hafalan teori dan kurang aplikasi. Mungkin ini terkait kurikulum sehingga banyak permasalahan yang belum terpecahkan meski setiap semester terdapat banyak lulusan sarjana dari berbagai bidang.

    sang pelembut hati;
    mas hanif mampu menelaah mau saya nih..dasyat.

  3. Dangstars berkata:

    Rasanya sekarang seorang Guru sudah mantep dan mapan,apalagi PNS,,, 😛

    sang pelembut hati;
    tapi masih banyak yang belum, dan kualitasnya masih belum memenuhi standar pendidikan.

  4. isti berkata:

    saya sedang belajar menjadi guru yang baik dan bermanfaat.

    sang pelembut hati;
    selamat mencoba…

  5. andipeace berkata:

    setuju banget sama ucapan terlalu ngandelin SDA dan kurang diimbangi sama pendidikan yang matang.

    salam kenal dari lapindo

    sang pelembut hati;
    moga menjadi evaluasi, salam kenal juga.

  6. idana berkata:

    semoga pemerintah benar2 memperhatikannya yaa

    kunjungan balik….
    salam kenal..thx udah mampir yaa

    sang pelembut hati;
    iya..pendidikan adalah aset bangsa.dan kita berharap pendidikan menjadi agenda utama pemerintah.tidak hanya ngurusi korupsi terus…itu penting tapi kalo bicara korupsi maka itu menyangkut moral dan moral di ajarkan di dunia pendidikan.nyambung ga yach?

  7. jilena berkata:

    saya juga merasa prihatin dengan pendidikan di Indonesia. Tak perlu jauh jauh, di lingkungan dekat rumah saya saja, masih banyak anak-anak yang tidak bersekolah (mulai dari usia 7 tahun sampai dengan 17 tahun). Jika melihat kemampuan ekonomi, menurut saya, sebenarnya masih bisa ‘dipaksakan’ untuk bersekolah. tapi apa mungkin pemahaman mereka akan PENTINGNYA PENDIDIKAN masih kurang. Entahlah…

    Kita sama – sama berharap, semoga pemerintah lebih serius menangani hal ini.

    Salam kenal, Pak.
    🙂

    sang pelembut hati;
    yaph..itu msih jadi problem sampai sekarang. salam kenal juga. terima kasih atas kunjunganya.

  8. Siti Fatimah Ahmad berkata:

    Assalaamu’alaikum

    Selain makanan, pendidikan adalah keutuhan utama bagi rakyat. Pendidikan adalah satu hal yang mengkagumkan. ia melibat soal kecintaan, kesabaran dan kebijaksanaan. Salam mesra dari Bangi.

    sang pelembut hati;
    walaikum salam. iya, tapi di Indonesia ini belum ada model pendidikan yang tepat.

  9. yangputri berkata:

    dek maaf telat aku mampir…

    btw nice posting…

    sang pelembut hati;
    mba put..mba put…ga pa2 yang penting masih ingat. he..he..

  10. amink berkata:

    ulasan yg lengkap sekaliii..

    salam kenal di kunjugan perdana

    sang pelembut hati;
    salam kenal juga…mas aming. jadi ingat seorang pelawak.he..he..

  11. ruanghatiberbagi berkata:

    dunia pendidikan kita susah berkembang karena seringkali dicampurkan dengan kepentingan politik dan kekuasaan.

    sang pelembut hati;
    itu problem klasik. makanya pilih pemimpin2 pendidikan yang tepat dan sesuai kapsitas keilmuannya.

  12. nurrahman18 berkata:

    permasalahnnya memang komplek bro…strateginya saat ini yang menurut saya kurang jitu…

    sang pelembut hati;
    iya..kita juga belum punya models pendidikan yang tepat untuk bangsa ini.

  13. miss tary berkata:

    yupss setuju banget nih sama koment2 diats…jadi bingung mo komeng apa lagi…tapi yang jelas pendidikan di Indonesia harus ditingkatkan lagi mutunya, soalnya kita udah kalah jauh sama negara-negara tetangga.

    sang pelembut hati;
    nampaknya memang butuh perubahan yach…dan semua sepakat tentang hal itu.

  14. alamendah berkata:

    Ngomongin dunia pendidikan saya ikutan ngelus dada. Meski saya terkadang berkecipung di dalamnya tetapi sulit untuk keluar dari sistem yang ada. Yang saya jalankan dengan terpaksa.

    sang pelembut hati;
    semoga tidak mengurangi niat baik kita untuk memajukan pendidikan di Indonesia.

  15. Dangstars berkata:

    Met weekend and ceria selalu

    sang pelembut hati;
    met weekend juga kang, sehat selalu kan?

  16. melly berkata:

    semoga bisa terwujudkan.

    sang pelembut hati;
    amin

  17. vitri berkata:

    kunjungan perdanaku untukmu .. sekalian ngucap makasih dah berkunjung ke blog v3 ..

    sang pelembut hati;
    sama-sama mbak…

  18. vitri berkata:

    mengomentari tentang tema ini ..
    memang pendidikan di Indonesia sangat perlu disoroti tajam dan perlu dibenahi dari akar2nya …

    sang pelembut hati;
    waduh kayaknya susah deh…tapi kalo kita yakin kenapa ngga? okelah kalo begitu…

  19. Ruang Hati berkata:

    Blog Walking malam hari di penghujung pekan, mengais ngais ilmu dari para sahabat, mencari sesuap pengetahuan dan segenggam persaudaraan salam ketulusan dari ruang hati ku.

    sang pelembut hati;
    sudah ketemu apa yang dicari?
    salam tulus juga untukmu.

  20. julie berkata:

    padahal itu bekal paling penting untuk seorang manusia
    pendidikan.

    sang pelembut hati;
    that right…

  21. kishandono berkata:

    kadung, alias terlanjur. tapi jangan menyerah pEndidikan indonesia!!

  22. peri01 berkata:

    kunjungan pertama
    salam kenal 🙂

    sang pelembut hati;
    salam kenal juga, terima kasih atas kunjunganya.

  23. mizz mary berkata:

    nice post…..
    saia bercita2 mjd guru,rencananya tahun depan mengambil jur FKIP,semoga nanti saia bisa menjadi tenaga pendidik yg baik,yg bisa mencerdaskan & membangun moral anak2 Ind lbh baik lg,amin

    btw kunjungan perdana,slam kenal 😀

    sang pelembut hati;
    amin. cita-cita yang mulia harus di ikuti oleh niatan yang baik dan mulia juga.

  24. yayat38 berkata:

    Saya termasuk yang setuju pendidikan di negeri ini harus jadi prioritas.

    Terima kasih sekali atas kunjungannya ke blog saya. Salam kenal dulu. Dan salam sukses selalu 🙂

    sang pelembut hati;
    yapz..jadi agenda utama. salam kenal juga dan terima kasih atas kunjunganya.

  25. yangputri berkata:

    dek lom posting lagi….

    hayu atuh…..

    sang pelembut hati;
    heee..he..mba put berkunjung juga. lagi cari inspirasi mba.

  26. Guru berkata:

    Subhanallah…beautiful posting

  27. nyin berkata:

    kunjungan balik… maaf telat… berhubung komennya di posting lama jadi saya telat tinjauan ulang 🙂

    salam kenal mas

    sang pelembut hati;
    salam kenal juga. terima kasih atas kunjunganya.

  28. ceuceusovi berkata:

    hmm… memang masih banyak yang perlu dibenahi..complicated.. !!

    sang pelembut hati;
    mudah2han pemerintah bisa memperhatikan dunia pendidikan kita.

  29. hak1m berkata:

    sepakat… kalo lebih jauh dianalisis, masalah lain juga adalah semangat dari kita untuk menuntut ilmu. jadi ingat agus salim dan buya hamka yang tidak lulus sekolah rakyat tapi menguasai bahasa yang demikian dengan pemikiran yang demikian cemerlang. ada masalah lain juga… wew… mengerikan…

    sang pelembut hati;
    itu..yang saya sebut sebagai motivasi yang kurang dari peserta didik kita. its too complicated

  30. udienroy berkata:

    salam kenal maap kayake aku mesti ulang nih. sebab ada yang hilang di sini. hehe Salam dingin2 hangat
    panas

    sang pelembut hati;
    salam hangat selalu untuk para sahabat.

  31. nisa berkata:

    nisa setujuuu! v^^

    *kayaknya saya termasuk yang gampang bosan di kelas,, T.T saya suka kalo dosennya semangat! atau waktu kelompok diskusi.. rasanya asyik!

    sang pelembut hati;
    tak ayal kebanyakan para mahasiswa yang suka milih dosen mana yang paling asyik di bandingkan dengan memilih mata kuliahnya. he..he.. pengalaman pribadi.

  32. Siti Fatimah Ahmad berkata:

    Assalaamu’alaikum

    SAHABAT
    Walau…
    Langkah tak bertemu
    Tangan tak berjabat (perempuan sahaja ya)
    Ucapan tak terdengar
    Izinkan hati ini memohon maaf
    Atas segala…..
    Sikap dan lisan yang tak terjaga
    Janji yang terkota
    Hati yang kerap berprasangka (insya Allah tiada)
    Sepanjang setahun perkenalan kita
    Selama persahabatan kita terjalin di dunia maya
    Terima kasih atas kasih sayang dalam ukhuwwah yang dicerna
    Semoga kita selalu di dalam perlindungan-Nya

    SELAMAT MENYAMBUT MA’AL HIJRAH 1431
    Salam Awal Muharam dan salam manis dari saya di Bangi, Selangor, MALAYSIA.

    SITI FATIMAH AHMAD

    sang pelembut hati;
    apalah daya dan upaya hati ini, ingin bertemu tak mampu dan hanya bisa bersua lewat maya ini. selamat tahun baru juga buat ibu…mohon maaf atas segala khilaf dan kesalahan.

  33. Rizal Islami berkata:

    Subhanallah…..

    sang pelembut hati;
    maha suci Allah…

  34. julie berkata:

    menunggu cerita dari mu sobat

    sang pelembut hati;
    segera…he..mba julie katanya mudik yach?

  35. alfarolamablawa berkata:

    Selamat Pagi…selamat berhari senin yang INDAH..
    Buleh tukaran link?

    sang pelembut hati;
    selamat pagi juga, boleh..

  36. achoey berkata:

    pendidikan adalah hal yang sangat penting
    untuk kelangsungan bangsa kita ke depan

    sang pelembut hati;
    sepakat…pendidikan adalah aset bangsa.

  37. achoey berkata:

    utamakan pendidikan
    pendidikan dengan hati.

    sang pelembut hati;
    wah dengan nurani nih..

  38. alrisblog berkata:

    Saya juga ingat, bapak teman dulu jadi guru di Malaysia sekitar tahun 1970-an. Sekarang malah orang kita yang banyak bersekolah kesana, hopotumon….
    Salam
    ALRIS

    sang pelembut hati:
    iya…terkadang bangsa ini malu sendiri.

  39. elia|bintang berkata:

    karena sda yang berlimpah dan sdm yang ga memadai, akhirnya sda kita justru dieksploitasi bangsa lain. merek2 gitar terkenal seperti martin dan taylor, mereka ngambil kayu di kalimantan kok.. tapi dicap brand martin dan taylor pas udah jadi.. ini adalah bukti kalo kekayaan intelektual itu yg utama.

    salam kenal yah! 😀

    sang pelembut hati;
    analysis yang tajam. salam kenal juga…

  40. Siti Fatimah Ahmad berkata:

    Assalaamu’alaikum

    SELAMAT HARI IBU ini ku tujukan buat:

    1. SAHABATKU ….SEORANG IBU
    2. IBU KALIAN
    3. ISTERI KALIAN

    SAHABAT,
    MENGERTILAH BAHAWA…..

    Hati IBU bagaikan jurang yang didasarnya selalu ada maaf
    Di sisi IBU adalah tempat yang paling aman
    Cinta IBU tidak pernah lapuk
    Cinta IBU adalah yang laing baik daripada segalanya.

    # KEPADA SAHABAT DAN PEMBACA YANG BERADA DI LAMAN SAHABATKU INI… Semua anda dijemput ke LAMAN MENULIS GAYA SENDIRI untuk menerima HADIAH AWARD –AWARD ISTIMEWA dari saya sempena menyambut SELAMAT HARI IBU di Indonesia.

    Dengan segala hormatnya saya mempersilakan anda sekelian menerimanya sebagai tanda ketulusan hati SEORANG SAHABAT yang mencintai kalian.

    Selamat Tahu Baru Hijriyyah 1431 dan Selamat Tahun Baru 2010
    Salam mesra dari BANGI, MALAYSIA.

    -SITI FATIMAH AHMAD –
    22 Disember 2009/RABU

  41. senjapelangi27 berkata:

    Mungkin sistem pendidikan di Indonesia perlu diperbaiki lg pak 🙂

    sang pelembut hati:
    mungkin lebih tetap bukan systemnya tapi lebih kepada moral para pengelola pendidikanya.

  42. Hanif Ilham M berkata:

    semua bisa berubah, asal selalu didukung semua pihak.
    mampir2 dulu disini…

    sang pelembut hati;
    ide bagus…ayo mulai dari diri kita.

  43. nohara11 berkata:

    betul sekali pak… saya sebagai siswa yang bersekolah jauh di pelosok Kalimantan dan jauh akan fasilitas dan kualitas merasa prihatin dengan sistem di negara ini. Sepertinya pemerintah sangat kebingungan karena terlalu bangganya telah mempunyai SDA yang melimpah.. tapi bagaimana dengan nasib kami di dusun? mereka tak pernah melirik…

    sang pelembut hati;
    adalah usaha dan semangat kita untuk menegur para wakil rakyat untuk terus memperhatikan pendidikan Indonesia.

  44. nohara11 berkata:

    betul sekali pak.. Sebagai seorang pelajar yang bersekolah di pelosok Kalimantan dengan minimnya fasilitas dan rendahnya kualitas, saya merasa bingung dengan sistem yang ada di negara ini. Sepertinya pemerintah pun juga kebingungan karena terlalu bangganya dengan SDA yang melimpah.. Sampai mereka tak mau melirik kami….

    sang pelembut hati;
    mungkin saking banyaknya SDA kita, ehm..benar juga padahal di Indonesia banyak orang2 pinter.

  45. Siti Fatimah Ahmad berkata:

    Assalaamu’alaikum

    Hadir untuk bertanya khabar dan menjenguk kalau-kalau ada ilmu baru yang boleh dikongsikan. Huwalah… Sang Pelembut Hati… mana bicara barumu.. hati ini mahu menyantap ilmu pendidikan darimu. Ayuuh dong… menulis dan menulis..

    Salam mesra selalu dari Bangi, Malaysia.

    sang pelembut hati;
    lagi banyak aktivitas di dunia nyata nih jadi belum sempet nulis lagi.,

  46. isil berkata:

    sudah lama tidak berkunjung..
    disore ini, ku coba bersilaturrahmi ke blog tetangga sebelah..

    wah ternyata masih semangat menulis..
    nice post..apalagi buat diriku calon pendidik..makasih info nya 🙂

    sang pelembut hati;
    sip, di tunggu kiprahnya.

  47. tutinonka berkata:

    Pendidikan adalah hal terpenting yang harus diperhatikan orang tua, masyarakat dan negara. Hanya dengan pendidikan yang baik, sebuah bangsa akan bisa maju.

    Semoga di tahun 2010 yang tinggal beberapa jam lagi, pendidikan di Indonesia akan menjadi lebih baik …

    sang pelembut hati;
    semangat aja buat para pendidik.

  48. yangputri berkata:

    met taon baru 2010 dek
    kemana aja nie…

    sang pelembut hati;
    lagi banyak agenda di luar sana.

  49. anyin berkata:

    pendidikan nampaknya masih dipandang sebelah mata disini.. maaf baru bisa mampir bang..

  50. Igo berkata:

    solusi lain;
    jangan terlalu berharap “diberi”, baik oleh pemerintah atau orang lain. Jadilah mandiri, mulai dari diri sendiri, pendidikan jangan di “sempitkan” menjadi sekolah atau terkungkung oleh ruang, keluar dari paradigma lama, keluar dari wilayah “aman”, maka kita akan mengerti dunia.
    Salam kenal untuk sobat semua.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s