Dunia sekarang tidak lagi terbatas oleh ruang dan waktu. Orang berkomunikasi dengan sangat mudahnya. Masih ingatkah kita, ketika nenek moyang atau orangtua zaman dahulu menggunakan burung merpati untuk mengirimkan pesan. Orang harus menempuh jarak berkilo-kilo hanya untuk ketemu dengan sanak saudara dan handa taulan. Kendaraan yang dipakaipun masih sangat tradisional dengan menggunakan hewan. Sekarang, semuanya sudah diganti dengan mesin. Orang bisa menggunakan handphone untuk menelepon saudara di negeri seberang. Orang menggunakan mobil, pesawat, kereta api untuk berpergian. Satu lagi, salah satu penemuan terhebat abad ini adalah internet!.

Internet menawarkan banyak kemudahan bagi masyarakat. Seperti halnya makanan sebagai kebutuhan pokok maka internet bisa jadi kebutuhan sekundernya. Para akademisi, ekonom, pelajar, birokrasi dll berlomba-lomba memanfaatkan internet untuk kepentingannya masing-masing. Para akademisi dan pelajar biasanya menggunakan internet untuk mencari informasi, artikel, jurnal dll untuk kepentingan pendidikan. Birokrasi berusaha memaparkan dan mensosialisakan program kerjanya melalui website/ blog. Sedangkan para ekonom atau pengusaha memasarkan hasil produknya melaui internet. Sehingga wajar jika internet sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan manusia sekarang.   Baca entri selengkapnya »

Air mata kesederhanaan

Posted: 3 Oktober 2010 in Khidmat Hati

Masih teringat jelas dalam ingatanku, bagaimana orang tua setengah baya itu mendorong grobak kecil berisikan makanan. Soto ayam pak Bean demikian nama yang tertera dal, gerobak tersebut. Mungkin tak terhitung berapa kilometer ia berjalan untuk menjajakan barang daganganya. Kita tidak akan bisa membayangkan bagaimana lelah dan capeknya yang ia lakukan hanya untuk mendapatkan sesuap nasi atau menghidupi anak dan istrinya. Namun, semua itu ia jalanai setiap hari agar ia mendapatkan sebuah senyuman anak lelaki yang sekarang menginjak remaja dan seorang istri yang setia mendidik dan menungguinya di rumah. Tak ada raut muka kesedihan dalam wajahnya. Ia masih saja bisa tersenyum kecil seraya menyapu keringat di wajahnya. Baca entri selengkapnya »

 

 

 

 

 

 

 

 

 

http://www.suarapembaruan.com

Baru-baru ini negeri kita sedang diguncang oleh isu pemindahan ibukota. Jakarta yang sampai sekarang  masih menjadi ibukota di kabarkan akan diganti oleh kota lain. Pasalnya kota Jakarta sudah terlalu ramai untuk digunakan sebagai pusat pemerintahan. Ini merupakan esses dari sebuah pergerakan urban masyarakat. Kita mengenal ada bedol desa; dimana masyarakat yang mendiami suatu daerah tertentu berduyun-duyun pindah ke kota di karenakan ingin mencari kehidupan yang lebih baik. Sehingga lonjakan jumlah penduduk kota semakin banyak. Jika ini tidak bisa ditangani dengan baik maka akan timbul permasalahan-permasalahan baru. Baca entri selengkapnya »

; Kita merindukan pemimpin yang berani dan tegas

Semalam (01/09) presiden republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono berpidato menanggapi ketegangan antara  RI dan Malaysia. Pidato ini berisi respon Republik ini terhadap insiden penangkapan petugas DKP oleh petugas Malaysia di wilayah kelautan RI. Peristiwa ini ditanggapi keras oleh rakyat Indonesia. Demo ganyang Malaysiapun seolah silih berganti saling bersautan dari satu daerah ke daerah lain. Tanpa terkecuali. Para pejabat yang mengaku merasa kecewa dengan ulah petugas Malaysiapun menuntut agar Pemerintah Indonesia terutama Presiden bersikap tegas terhadap peristiwa tersebut Baca entri selengkapnya »

Dewasa ini banyak diantara kita tidak bisa mengerti arti sebuah kontribusi. Banyak manusia yang larut dalam keegoisan individunya saja. Mementingkan diri sendiri rupanya sudah menjadi kebutuhan. Peduli amat apa yang di lakukan dan diperbuat oleh orang lain, mungkin kalimat itu yang muncul pertama kali. Manusia seperti ini yang dipentingkan hanya bagaimana ia bisa hidup senang dan bahagia tanpa melihat orang lain. Seiring dengan perkembangan zaman dengan teknologi yang semakin maju maka manusia-manusia seperti itu terus bermunculan. Dimana pekerjaan-pekerjaan yang dilakukan oleh manusia bisa dikerjakan oleh mesin, dimana semakin terpinggirkannya nilai-nilai sosial kemasyarakatan. Kita menjadi makhluk individualis.

Sayangnya ini menjadi trendmark masa kini. Kita masih dikatakan kuno jika untuk mencuci baju saja masih menggunakan tangan sendiri, toh sudah ada mesin cuci. Begitu mungkin kata anak muda sekarang. Kalau bepergian ke kampus tidak menaiki kendaraan bermotor maka ia bukan mahasiswa padahal tempat tinggalnya sangat dekat dengan kampus. Fenomena semacam ini sudah menjadi jamur dimana, seakan-akan kehadiran teknology bisa menggantikan peran dan fungsi semua.sehingga nilai-nilai sosial sangat kurang kita lakukan. Karena semuanya bisa kita lakukan denganbantuan tekhnology. Contoh sederhana adalah penggunaan mesin pada industri. Semula semuanya dikerjakan oleh tenaga manusia akan tetapi sekarang bergeser menjadi tenaga mesin sehingga yang tadinya bisa memberikan kebermanfaatan sosial sekarang tidak lagi. Baca entri selengkapnya »

Harmony Bangsaku

Posted: 25 Agustus 2010 in Semak-semak Kehidupan

Seingatku bahwa bangsa ini  masih mewarisi budaya timur.

Seingatku bahwa bangsa ini masih menjadi bangsa yang besar.

Seingatku bahwa bangsa ini mempunyai modal yang cukup untuk maju.

Seingatku bahwa bangsa ini masih menjadi bangsa yang heterogen dengan mayoritas umat Islamnya.

Lalu… Baca entri selengkapnya »

Musibah Bahagia

Posted: 4 Agustus 2010 in Khidmat Hati

Sebagian orang menganggap bahwa musibah itu adalah sesuatu yang tidak membahagiakan dan buruk. Akan tetapi ada satu musibah yang bahagia bahkan ini bisa menjadi sebuah karunia. Itulah musibah cinta. Setiap orang akan mengatakan bahwa cinta adalah anugerah. Memang. Karena ia diciptakan dengan penuh kasih dan sayang, ia tercipta karena keindahan. Semua akan terlihat indah jika hatinya dipenuhi oleh perasaan cinta. Dan cinta itupulalah yang membuat hidup ini menjadi penuh warna kebahagiaan dan kesenangan. Lalu apa yang disebut dengan musibah kebahagiaan? Baca entri selengkapnya »